Bonus Tak Diberikan, Ayah Neymar Sebut Barcelona Lakukan Pemerasan

By on August 5, 2017
neymar-psg

Neymar Sr. ayah dari pemain anyar Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, akhirnya buka suara terkait pernyataan Barcelona yang ogah membayar bonus loyalitas kepada dirinya. Ia justru mengatakan pihak klub melakukan pemerasan karena tak mencairkan bonus tersebut.

Saga transfer Neymar dari Barcelona menuju PSG memang menarik perhatian publik sepak bola dunia. Bagaimana tidak, untuk memboyong Neymar, klub asal Prancis tersebut harus mengeluarkan uang sebanyak 222 juta euro atau setara 3,4 triliun rupiah.

Hengkangnya Neymar ke PSG juga membuat sang ayah harus kehilangan 26 juta euro yaitu hasil dari bonus loyalti. Bonus tersebut disepakati saat Neymar memperpanjang kontraknya bersama Blaugrana pada Oktober 2016 lalu.

Dalam kesepakatan tersebut, ditulis jika Neymar Sr. akan mendapat bonus tersebut jika anaknya tetap berada di Camp Nou hingga 31 Juli 2017. Karena sebab itu pula banyak pihak menuding Neymar dan ayahnya menunda keputusan hengkang ke PSG.

Namun, Barcelona sudah mengeluarkan pernyataan resmi jika mereka tak akan memberikan bonus apapun kepada ayah Neymar. Melalui juru bicara klub, Jose Vives, menilai Neymar telah melanggar kesepakatan kontrak.

Sontak hal itu membuat ayah Neymar seperti kesal. Ia malah balik menuding Barcelona telah melakukan pemerasan karena tak mencairkan bonusnya.

“Jika mereka tidak mau membayar, saya tidak dapat melakukan apapun. Sejak manajemen klub memutuskan menunda pencairan bonus maka saat itu pula mereka kehilangan dukungan saya. Saya awalnya berada di pihak mereka dan berusaha meyakinkan Neymar tinggal. Tapi dengan sikap petinggi klub seperti itu, saya tidak bisa membelanya lagi,” kata Neymar Sr. dilansir Cope.

“Dalam kontrak Neymar sudah tertera jelas dan sangat eksplisit. Mereka tidak menghormati kontrak tersebut. Ini adalah bonus perpanjangan kontrak yang membuat klausul pemain jadi meningkat,” lanjutnya.

About Aga Buge Katiara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *