Dikaitkan dengan Timnas Vietnam, Kiatisuk Senamuang ke Indonesia

By on September 22, 2017
kiatisuk-fathailand Kiatisuk Senamuang/FAThailand

Mantan pelatih timnas U-23 dan senior Thailand, Kiatisuk Senamuang, ke Indonesia. Demikian seperti dilaporkan beberapa media Vietnam.

Ini setelah dirinya terus-menerus dikait-kaitkan dengan timnas Vietnam. Hal itu makin menjadi setelah Zico, panggilan legenda sepak bola Thailand itu mundur dari klub Thai League 1, Port FC, Rabu (20/9).

Keputusan mundur dibuat setelah Port FC kembali meraih hasil buruk, yakni kekalahan 1-3 ketika menjamu Chonburi FC dalam lanjutan Thai League 1, Rabu (20/9).

Itu menjadi kekalahan keenam Port FC di bawah Kiatisuk Senamuang. Sejak bergabung akhir Juni usai mundur dari timnas Thailand, Zico, panggilan Kiatisuk sudah memimpin tim di 10 laga, di mana tiga lain berakhir seri dan hanya sekali merasakan kemenangan.

Keputusan ini sekaligus untuk menepati janjinya. Sebelumnya, Kiatisuk Senamuang menyatakan bakal mundur apabila Port FC takluk dari Chonburi.

Dantri melaporkan bahwa Kiatisuk ke Indonesia dan akan bertemu petinggi Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF). Tepatnya di Bali, VFF terlibat dalam pertemuan Dewan AFF ke-12, 22-23 September 2017 sehingga pertemuan kemungkinan dilakukan di sela-sela acara AFF.

Kiatisuk Senamuang datang ke Indonesia, diperkirakan karena diundang menghadiri AFF Awards 2017, 23 September. Mengingat bahwa Zico adalah pelatih berprestasi ketika memegang timnas Thailand, di mana terakhir ia membawa timnas negaranya meraih gelar Piala AFF 2016.

“Mungkin saya bertemu Presiden atau Sekretaris Jenderal dari VFF di Indonesia. Pertemuan kemungkinan dilakukan dua putaran membicarakan pekerjaan yang akan datang. Memimpin timnas Vietnam akan menjadi pengalaman yang sangat menggairahkan,” jelas Kiatisuk Senamuang dikutip dari Dantri.

Apabila terjadi, pembicaraan VFF dan Kiatisuk kemungkinan akan alot terkait gaji. VFF sebelumnya dilaporkan merasa berat dengan gaji pelatih yang pernah menangani klub Vietnam, Hoang Anh Gia Lai (HAGL) itu senilai 2 juta baht, sekitar 1,4 miliar dong Vietnam atau 800 juta rupiah per bulan.

About Frengky Aruan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *