Diprotes Arema Soal Pemain Asing Persib, LIB Terbitkan Surat

By on August 15, 2017
ezechiel-ndouassel_persibcoid Ezechiel N'Douassel/Persib

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 langsung menerbitkan surat kepada manajemen klub Liga 1. Surat ini dikeluarkan menyusul adanya protes dari Arema FC.

Arema FC resmi mengajukan protes per Minggu (13/8), karena Persib memainkan pemain tidak sah ketika berjumpa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (12/8).

Pemain yang dimaksud adalah rekrutan anyar, Ezechiel N’Douassel, yang dimainkan di babak kedua menggantikan Tantan.

Ezechiel N’Douassel dinilai tidak sah lantaran pemain asing harus memiliki International Transfer Certificate (ITC) yang diproses melalui FIFA TMS.

Sesuai bukti yang dimiliki Arema FC, pemain tersebut dijelaskan terbukti belum mendapatkan ITC dari federasi negara asal yaitu Israel dan masih berstatus sebagai pemain tim Hapoel Kiryat Shmona.

PT LIB dalam surat perihal kebijakan terkait ITC yang ditandatangani Direktur Utama Berlinton Siahaan, menuliskan tiga poin. Hal ini sekaligus membantu Persib terlepas dari masalah.

“Bahwa LIB menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pemberitahuan secara umum kepada klub terkait kebijakan terkait status International Transfer Certificate (ITC) yang telah disampaikan oleh PSSI dalam surat sebagaimana terlampir,” tulis dalam surat.

PT LIB juga mengakui bahwa terkait ITC hanya disampaikan ke beberapa klub, tanpa menjelaskan klub yang dimaksud, sehingga tak menyeluruh ke 18 peserta.

“Bahwa kebijakan tersebut baru disampaikan secara parsial dan lisan kepada beberapa klub yang menggunakan pemain asing baru sejak tanggal 9 Agustus 2017 berdasarkan surat PSSI terlampir.”

“Bahwa terhadap hal tersebut, LIB menegaskan terhadap pemain asing baru yang sedang dalam proses request ITC melalui Transfer Matching System (TMS) MENDAPATKAN PENGESAHAN (SEMENTARA) DAN DAPAT DIMAINKAN dengan ketentuan sebagaimana dijelaskan dalam surat PSSI terlampir,” sambung pernyataan LIB.

Surat PSSI dengan tanggal 9 Agustus yang dilampirkan oleh PT LIB berisikan dua poin. Poin pertama dijelaskan bahwa, “Diberikan tengang waktu sampai dengan tanggal 13 Agustus 2017 untuk penerbitan ITC. Apabila dalam tenggat waktu tersebut ITC tidak terbit maka, akan ada temporary suspension terhadap pemain asing tersebut”.

“Apabila sampai dengan 1 (satu) bulan ITC tersebut belum terbit juga maka, akan diberlakukan permanen suspension,” demikian surat yang ditandatangani Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria.

About Frengky Aruan

One Comment

  1. fachmi amrusji

    August 15, 2017 at 8:29 am

    ini hanya salah satu contoh kecil sikap yang tidak profesional dari pssi yang belum bisa di hilangkan walaupun kepengurusan sudah bergonta ganti
    jangan berharap timnas Indonesia akan berjaya kalau penyakit yang seperti ini belum di buang dari yth bapak bapak pengurus pssi dan pengurus pengurus organisasi sepakbola di seluruh indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *