Diselidiki UEFA Terkait Pelanggaran FFP, PSG Yakin Lolos Dari Hukuman

By on September 2, 2017
mbappe-psg

Klub Ligue 1, Paris Saint-Germain (PSG) merasa percaya diri bisa lolos dari hukuman Financial Fair Play (FFP) dari UEFA. Hal itu diumumkan oleh PSG dalam rilis resmi klub yang menyebut mereka sudah mengikuti aturan yang sesuai.

Di bursa transfer musim panas kali ini, PSG memang melakukan gebrakan besar. Bagaimana tidak, secara fenomenal mereka menebus buy out clause Neymar dari Barcelona sebesar 222 juta euro atau setara 3,4 triliun rupiah.

Selanjutnya, mereka juga berhasil mendatangkan penyerang muda potensial Kylian Mbappe dengan status pinjaman. Namun, dalam klausulnya PSG bisa mempermanenkan status Mbappe dengan membayar 180 juta euro atau 2,8 triliun.

Hal tersebut akhirnya membuat badan tertinggi sepak bola Eropa (UEFA) memutuskan melakukan penyelidikan terhadap neraca keuangan PSG. UEFA mencurigai adanya pelanggaran FFP yang dilakukan oleh Les Parisiens terutama dalam kasus transfer Mbappe.

Namun, PSG buka suara terkait penyelidikan yang dilakukan oleh UEFA tersebut. Mereka pun sangat yakin bisa lolos dari hukuman karena mengaku telah mengikuti prosedur yang dikeluarkan oleh UEFA.

“Paris Saint-Germain mengakui keputusan UEFA Financial Fair Play untuk memastikan bahwa neraca keuangan klub sesuai dengan kriteria Fair Play per 30 Juni 2018 untuk musim 2017/2018. Klub sangat yakin dengan kemampuan menunjukkan bahwa kami telah sepenuhnya mematuhi peraturan keuangan Fair Play untuk fiskal 2017-2018,” tulis pernyataan resmi klub dilansir psg.fr.

“Kami juga selalu beroperasi dengan transparansi total dengan badan sepak bola Eropa dengan siapa kami membina hubungan kepercayaan selama enam tahun dan menunjukkan rasa hormat terbesar kami terhadap institusi tersebut”.

About Aga Buge Katiara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *