Menpora Keberatan Pejabat Pemerintah Maju Pimpin PSSI atau PBSI

By on November 6, 2016

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi keberatan apabila pejabat pemerintah maju memperebutkan kursi untuk memimpin pengurus besar (PB) cabang olahraga (cabor). Hal ini sebagai respons menyusul masuknya beberapa nama pejabat negara dalam bursa calon Ketua Umum Cabor.

Salah satunya di PSSI. Lewat Kongres 10 November, sembilan nama calon maju, di mana salah satunya adalah Pangkostrad Letjen (TNI), Edy Rahmayadi. 

Selain itu ada pula Walikota Batu, Eddy Rumpoko. Mereka maju dan akan bersaing dengan Djohar Arifin Husin, Kurniawan Dwi Yulianto, Sarman, Moeldoko, Erwin Aksa, dan Bernhard Limbong.

Pencalonan Eddy Rumpoko dilaporkan sejak awal bertentangan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) 800/148/SJ 2012. Pejabat publik dan pejabat struktural pemerintahan dari tingkat pusat sampai sampai daerah disebut tidak diperbolehkan rangkap jabatan. 

Sementara di PBSI yang akan menggelar Musyawarah Nasional di Surabaya, 30 Oktober-1 November 2016, sekaligus untuk pemilihan Ketua Umum untuk empat tahun mendatang muncul nama Wiranto,  Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam). Itu disamping Gita Wirjawan.

Selain berkompeten, menurut Imam Nahrawi, pemimpin PB harus bisa fokus mengurusi cabang olahraga. Selain itu total karena punya tanggung jawab besar.

“Tidak boleh. Olahraga tidak boleh diurus setengah hati. Olahraga ini harus diurus sepenuh hati dan memiliki waktu yang penuh. Tidak boleh menyambi karena tanggung jawabnya berat,” ujar Imam Nahrawi.

(Selanjutnya)

About sportsatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *