Presiden PSG Tak Peduli Dengan Penyedilidikan UEFA Terkait FFP

By on September 6, 2017
neymar

Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, mengaku tidak peduli dengan penyelidikan Financial Fair Play yang dilakukan oleh UEFA. Namun, meski begitu dirinya tetap menerima perwakilan UEFA jika datang ke kantor PSG.

Gebrakan PSG di bursa transfer musim panas 2017 memang membuat banyak pihak terkejut. Seluruh klub besar di Eropa menilai PSG telah merusak nilai transfer pemain saat ini karena memboyong Neymar dan Kylian Mbappe.

Bagaimana tidak, PSG mengeluarkan uang sangat besar untuk memboyong Neymar dari Barcelona, yaitu senilai 222 juta euro atau setara 3,4 triliun rupiah. Sedangkan untuk Mbappe mereka terlebih dulu meminjamnya sebelum membelinya secara permanen musim depan dengan nilai 180 juta euro.

Karena hal tersebut, badan tertinggi sepak bola Eropa (UEFA) akhirnya memutuskan melakukan penyelidikan. Hal itu tak lepas dari adanya kecurigaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) yang dilakukan Les Parisiens.

Namun, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi mengaku tidak peduli dengan penyelidikan yang akan dilakukan oleh UEFA. Tapi meski begitu, ia tetap menyambut baik siapapun perwakilan UEFA yang akan datang ke kantor klub.

“Kami sangat yakin UEFA bisa melakukan apa yang diinginkannya, tidak ada yang disembunyikan. Kami akan menyambut baik UEFA di kantor kami dengan senang hati karena kami sangat transparan,” ujar Al-Khelaifi dilansir Soccerway.

“Yang terpenting adalah bekerja untuk proyek kami, kami selalu menghormati semua peraturan yang ada. Tapi jika ada klub yang tidak senang, itu bukan masalah kami. Sekarang yang terpenting kami akan mempresentasikan Mbappe, saya tidak ingin memikirkan rincian FFP. lanjutnya.

About Aga Buge Katiara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *