Soal Pelatih Timnas Pengganti Alfred Riedl, Ini Kata Evan Dimas

By on January 9, 2017
evan-dimas-gts GTS

Gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas, akan menerima siapa pun yang akan menggantikan Alfred Riedl sebagai pelatih timnas Indonesia. Hal ini diutarakan setelah Alfred Riedl dipastikan diganti.

Dua nama tersisa dalam daftar kandidat, yaitu Luis Fernandez dan Luis Milla. Semula PSSI akan mengumumkan pelatih, yang akan diprioritaskan memegang timnas U-23 di SEA Games,  saat Kongres Tahunan di Bandung, Minggu (8/1), namun batal.

Luis Fernandez merupakan sosok berdarah Spanyol. Ia berkewarganegaraan Prancis dan merupakan mantan penggawa timnas Prancis.

Pria berusia 57 tahun juga tercatat sebagai eks pemain Paris Saint Germain, RC Paris, dan Cannes. Itu sebelum menjadi pelatih.

Sebelum dikabarkan akan menangani timnas Indonesia, Luis Fernandez pernah menjadi arsitek Cannes, PSG, dan Espanyol. Ia juga pernah menangani Al Rayyan, Beitar Jerusalem, Betis, Reim, sebelum mengarsiteki Israel dan Guinea.

Adapun Luis Milla merupakan pelatih berusia 50 tahun. Ia mantan pemain dan pernah memperkuat Barcelona, Real Madrid, dan Valencia.

Sepanjang karier kepelatihan, ia pernah mengarsiteki Pucol, Getafe sebagai asisten, dan timnas Spanyol kelompok umur dari U-19, U-20, U-21, dan U-23. Luis Milla juga pernah menangani Al Jazira, Lugo, dan Getafe.

Ia pernah membawa timnas U-21 Spanyol juara Mediterranean Games U-21 2011 dan Piala Eropa U-21 2009. Sementara di ajang Piala Eropa U-19 2010, ia mengantar timnas U-19 Spanyol runner-up.

“Siapapun pelatihnya, kami harus respek dengannya. Yang pasti kami harus berprestasi di SEA Games,” kata Evan Dimas, yang berpotensi menjadi bagian skuad SEA Games 2017.

“Saya rasa dalam sepak bola hal biasa, ada yang datang dan pergi. Sekarang pelatihnya siapa, besok tidak jadi pelatih lagi. Itu hal biasa. Alfred Riedl menurut saya pelatih yang bagus dan sangat disiplin,” terang Evan Dimas.

Sementara itu soal kariernya, Evan Dimas menyebut akan tetap memperkuat Bhayangkara FC di kompetisi 2017. “Saya masih terikat kontrak di Bhayangkara FC satu tahun lagi,” ujar peraih predikat pemain muda terbaik ISC A itu.

About Frengky Aruan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *