Tolak Milomir Seslija Mundur, Persiba Akan Laporkan ke Pihak Berwenang

By on August 10, 2017
logo-persiba

Manajemen Persiba Balikpapan menolak pengunduran diri pelatih Milomir Seslija. Ini menjadi keputusan setelah rapat membahas keputusan pelatih Bosnia Herzegovina itu mengajukan pengunduran diri.

Rapat digelar Rabu (9/8) malam. Ketika rapat, manajemen mendapat surat dari Milomir Seslija terkait pengunduran diri.

Mundurnya Milomir Seslija memunculkan kembali kabar akan ke Persib Bandung. Persib sebelumnya memang menyatakan keinginan menjadikan Milomir Seslija sebagai pelatih.

Persib lewat manajer Umuh Muchtar bahkan sempat memberikan pernyataan seakan Milomir Seslija akan merapat. Meski kemudian dibantah Persiba dan Milomir Seslija dan Umuh meminta maaf.

Keputusan untuk menolak pengunduran diri disampaikan Sekertaris Umum Persiba Balikpapan, Irfan Taufiq. Dalam surat pengunduran dirinya, Milomir Seslija beraasan karena tak mampu melatih Persiba, terlebih targetnya tidak tercapai sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati.

“Kami menolak pengunduran diri saudara Milo. Karena, alasannya tidak jelas. Memang kami memberikan target ke dia yakni lolos dari zona merah klasemen.”

“Tapi kami masih membutuhkannya dan selama ini kami menilai ia melatih cukup baik dan tim punya karakter. Jadi, kami sepakat menolak pengunduran diri saudara Milo,” jelas Irfan Taufiq.

Irfan Taufiq pun memastikan Milo, panggilan Milomir Seslija tetap pelatih Beruang Madu. “Jadi, kontrak kami dengan dia akan habis setelah kompetisi. Sampai sekarang dan sampai detik ini, Milo masih pelatih Persiba Balikpapan.”

Persiba dalam rilisnya menulis akan melapor ke pihak yang berwenang, meski tak menjelaskan yang dimaksud. Persiba juga menjelaskan bahwa pihak manajemen sebelumnya mengundang Milomir Seslija untuk mendengar secara rinci sebab mundur. Namun Milo tidak datang, termasuk setelah diundang secara baik-baik.

“Apabila ingin keluar, ia harus bertemu dengan kami secara langsung. Kami harus duduk bersama dan bicarakan bersama secara baik-baik. Selasa dan hari Rabu ini, kami janjian dengannya jam tujuh malam. Tapi, ia tak datang juga dan bahkan dikabarkan kabur ke luar daerah. Kami cek ke rumahnya, ia sudah tidak ada.”

Irfan Taufiq menambahkan bahwa pihaknya sudah cukup baik kepada Milomir Seslija. Segala fasilitas dan sebagainya seperti rumah, mobil, supir pribadi diberikan, adapun gaji tak terlambat diberikan.

 

Kamis Ini, Pengurus Persiba Akan Laporkan ke Pihak yang Berwenang PERSIBA-Pengurus dan manajemen Persiba Balikpapan, Rabu (9/8) malam tadi, mengadakan rapat internal terkait pelatih Milomir Seslija yang mengundurkan diri dari kursi kepelatihan Persiba Balikpapan. Sekertaris Umum Persiba Balikpapan, Irfan Taufiq menjelaskan, ada beberapa hal yang telah disepakati bersama terkait hasil keputusan rapat. Pertama, pengurus Persiba Balikpapan tidak menerima pengunduran diri Milomir Seslija. Di surat pengunduran diri yang diterima manajemen Persiba, Rabu (9/8), tertulis bahwa, ia beralasan mengundurkan diri karena tidak mampu melatih Persiba karena targetnya tidak tercapai sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati. “Kami menolak pengunduran diri saudara Milo. Karena, alasannya tidak jelas. Memang kami memberikan target ke dia yakni lolos dari zona merah klasemen. Tapi kami masih membutuhkannya, dan selama ini kami menilai ia melatih cukup baik dan tim punya karakter. Jadi, kami sepakat menolak pengunduran diri saudara Milo,” tegas Irfan Taufiq, usai menggelar rapat internal Rabu (9/8) malam. Kedua, sesuai dengan kesepakatan kontrak, pelatih asal Bosnia dan Herzegovina ini melatih Persiba sampai kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 selesai. “Jadi, kontrak kami dengan dia akan habis setelah kompetisi. Sampai sekarang dan sampai detik ini, Milo masih pelatih Persiba Balikpapan,” tuturnya. Sebelumnya, pihak manajemen ingin memanggil Milo untuk mendengar apa sebabnya ingin hengkang dari tim sepak bola kebanggan Kota Balikpapan. Namun, yang bersangkutan tidak datang juga ketika diundang secara baik-baik. “Apabila ia ingin keluar, ia harus bertemu dengan kami secara langsung. Kami harus duduk bersama dan bicarakan bersama secara baik-baik. Selasa dan hari Rabu ini, kami janjian dengannya jam tujuh malam. Tapi, ia tak datang juga dan bahkan dikabarkan kabur ke luar daerah. Kami cek ke rumahnya, ia sudah tidak ada,” ujarnya. Padahal, selama ini, lanjut Irfan, segala fasilitas dan lain sebagainya telah diberikan ke pelatih. Seperti gaji tidak pernah terlambat, bonus, rumah, mobil, supir pribadi, dan lain sebagainya.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Persiba Balikpapan (@persibafc_media) pada

About Frengky Aruan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *